
Kepala SMK Alhilaal Namlea, Megariah, S.Pd bersama dewan guru dan semua murid baru berfose bersama saat MPLS perdana, Senin (14/7/2025)
NAMLEA, INVESTIGASIMALUKU.COM – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Buru, Syarifa Nurul Asagaf S.Pdi memberikan materi tentang penyalahgunaan narkotika kepada 63 siswa SMK Alhilaal Namlea.
Hal ini disampaikan Kepala SMK Alhilaal Namlea, Magariah, S.Pd kepada media ini, Selasa (15/7/2025). “ Selain materi Wawasan Wiyata Mandala dan lain – lain, materi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika menjadi materi unggulan bagi sekolah kami. Materi ini dibawakan oleh Kepala BNN Kabupaten Buru, Syarifa Nurul Asagaf S.Pdi, “ ungkap Megariah.
Menurut Megariah, selain materi wawasan wiyata mandala dan materi lainnya disampaikan kepada siswa baru, bahaya penyalahgunaan terhadap narkotika sangat penting untuk di sampaikan kepada murid baru agar kelak nanti mereka dapat memahami baik pelanggaran hukum yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkotika maupun bahaya narkotika terhadap masa depan mereka.
“ Mereka sangat antusias saat mengikuti materi tentang bahaya narkotika. Saya berharap melalui materi ini mereka bisa terhindar dari narkotika baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat, “ harap dia.
Dia meyakini kegiatan MPLS itu dapat menumbuhkan motivasi serta karakter yang unggul setelah mengikuti berbagai materi yang di sampaikan.
Olehnya itu, kata dia, keberhasilan seseorang siswa di tinjau dari kehadiran saat mengikuti kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah, sehingga langkah tersebut sesuai dengan surat edaran Kemendikdasmen mengenai arti dan tujuan MPLS.
Pihaknya melanjutkan, dalam surat edaran Kemendikdasmen MPLS bertujuan membantu mengenalkan karakteristik dan kebutuhan perkembangan setiap murid baru untuk merencanakan proses pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
“ Semoga apa yang di harapkan sekolah kepada calon siswa SMK Al-Hilaal melalui tujuan dan harapan bersama tentu menjadi salah satu tolak ukur akan pentingnya MPLS yang menjafi pondasi karakter bagi murid baru, “ tandasnya. (IM-02)