
Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Dr. Ahmad Jais Ely, ST, M.Si.
AMBON, INVESTIGASIMALUKU.COM – Sorotan publik mengenai keberangkatan finalis Miss Indonesia asal Maluku, Afrita Trifena Lamerkabel akhirnya mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Dr. Ahmad Jais Ely, ST, M.Si.
Dalam keterangannya kepada Investigasimaluku.com, Kamis (24/7/2025) Jais Ely menyampaikan bahwa ia sangat meresa prihatin terhadap Afrita yang pada pekan lalu harus berangkat ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU.
“ Jujur saya harus menyampaikan keprihatinan atas peristiwa ini. Meskipun demikian, sebagai kepala dinas saya mendukung dan memberikan support kepada Afrita yang telah membawa nama Maluku, “ ucap Jais Ely.
Jais Ely mengaku, atas peristiwa tersebut dan setelah ia mengkroscek kepala bidangnya, ternyata sejak tanggal 27 Mei 2025 sampai dirinya merespon berita Tribun Ambon,
Setelah ia mengecek kepala bidang, ternyata sejak tanggal 27 Mei Afrita pernah mendatangi kantor dinas Pariwisata, namun karena kesibukan kepala bidang tidak menyampaikan kedatangan Afrita kepadanya sehingga sampai para merespon berita Tribun Ambon ia tidak mengetahuinya.
“ Ketika melihat dan menonton langsung pertunjukan dari anak itu melalui Youtube, pihaknya terharu dan bangga terhadap slogan atau tema yang diangkat yakni , ‘ Keterbatasan tidak membuat saya terbatas ‘, “ ujar Jais Ely.
Dia membeberkan, dari alur peristiwa yang telah disampaikannya itu, pada intinya bagaimana Pemerintah Provinsi Maluku melalui dinas Pariwisata tentunya bertanggungjawab untuk melihat semua anak – anak Maluku meskipun dengan segalah keterbatasan anggaran.
“ Jadi sekali lagi saya mohon maaf atas mis komunikasi ini, tetapi yang pasti dinas pariwisata tidak pernah menutup mata,” katanya sembari meminta maaf.
Dia menyakini dan memastikan bahwa permohonan maafnya itu tentunya membuat publik menerima bahwa sebagai Kadis Pariwisata ia bukanlah malaikat, namun hanya sebagai manusia biasa yang tak pernah luput dari kesalahan dan keihlafan.
Karena itu, dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Maluku terkhususnya kepada Afrita serta media Tribun Ambon apabila ada mis komunikasi maupun reaktif yang berlebihan dalam menanggapi berita tersebut tanpa mengkonfirmasi terlebih dahulu bahawahannya.
Pihaknya menambahkan, setelah mengetahui peristiwa ini, Dinas Pariwisata memberikan dukungan penuh kepada Efrita untuk tetap semangat dalam berkarya demi meningkatkan kompetensi dirinya, apalagi membawa nama panji – panji siwalima atau Maluku di kanca nasional.
“ Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku dan dinas Pariwisata, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih serta memberikan penghargaan kepada komandan Lanut yang telah membantu dan memfasilitasi anak – anak Maluku untuk menggapi cita – cita demi mengharumkan nama Maluku, “ tandasnya. (IM-01)