
Suasana pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana (Katana) di Kecamatan Huamual, tahun 2025 di kantor desa Luhu, Kamis (21/8/2025)
PIRU, INVESTIGASIMALUKU.COM – Penanganan bencana bukan hanya tentang tanggap darurat saat bencana terjadi. Lebih dari itu, penanganan bencana bertujuan untuk membangun ketahanan masyarakat agar dapat menghadapi dan meninimalkan dampaknya.
Untuk mengimplementasikannya, Pemerintah Desa (Pemdes) Luhu dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten SBB bekerja sama menggelar kegiatan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana (Katana) di Kecamatan Huamual, tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung di kantor desa setempat, Kamis (21/8/2025) dengan melibatkan Kapolsek Kecamatan Huamual, Ipda Salim S. Balami, Camat Huamual, Rajab Waliulu, S.Pd, Kepala Desa Luhu, Abdul Gani Kaliky beserta stafnya petugas BPBD Kabupaten SBB serta unsur masyarakat.
Kepala Desa Luhu, Abdul Gani Kaliky dalam keterangannya kepada media Investigasimaluku.com, Kamis (21/8/2028) menjelaskan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari keselamatan hingga pemulihan, dan pencegahan bencana di masa depan.
“ Penanganan bencana sangatlah penting. Hal ini bertujuan untuk membangun ketahanan masyarakat agar dapat menghadapi dan meninimalkan dampaknya,” ucap Kaliky.
Kaliky menyebut, klasifikasi bencana berdasarkan sumber penyebabnya antara lain, pertama bencana alam. Bencana alam kata dia, disebabkan oleh proses alam yang terjadi secara alami dan tidak dapat dikendalikan oleh manusia.
Kedua, bencana teknologi yang disebabkan oleh kegagalan atau kerusakan teknologi buatan manusia. Kemudian ketiga, bencana sosial yang disebabkan oleh konflik sosial, ketidakstabilan politik, atau faktor sosial lainnya.
Kaliky mencontohkan, di daerah rawan banjir, program mitigasi bencana yang mestinya dilakukan seperti pembangunan tanggul, sistem drainase yang memadai, dan program edukasi tentang banjir sehingga dapat membantu mengurangi risiko banjir dan dampaknya terhadap masyarakat.
Karena itu, ia berharap program mitigasi bencana seyogianya dapat menyelamatkan jiwa, melindungi harta benda, dan meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat.
“ Bagi saya kegiatan ini cukup penting. Saya berharap melalui kegiatan ini, kedepannya dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan masyarakat agar dapat menghadapi dan meninimalkan dampak dari sebuah bencana, “ tandasnya. (IM-01)