Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady bersama jajaran dan para awak media usai membahas perkembangan terkini sektor jasa keuangan di Provinsi Maluku.
AMBON, INVESTIGASIMALUKU.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku membangun sinergitas dan komunikasi dengan berbagai media masa untuk membahas perkembangan jasa keuangan di Maluku.
Pertemuan ini dipusatkan pada kantor OJK Provinsi Maluku, Jln. R.A Kartini nomor 17 Keluharan Amantelu,Rabu (12/8/2026). Kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam rangka membangun komunikasi untuk menyampaikan informasi mengenai sektor jasa keuangan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala OJK Provinsi Maluku,Huramain Billady menekankan pentingnya kolaborasi antara OJK dan media massa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sektor jasa keuangan, termasuk literasi keuangan, inklusi keuangan, perlindungan konsumen serta perkembangan layanan keuangan digital.
Haramain mengaku, media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, edukatif dan mudah dipahami masyarakat, apalagi dengan kondisi perkembangan teknologi dan layanan keuangan digital yang semakin cepat.
“ Salah satu perhatian OJK Maluku adalah meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar masyarakat semakin mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, “ ucap Haramain dalam sambutannya.
Menurut Haramain peningkatan akses terhadap layanan keuangan harus diikuti dengan pemahaman yang memadai. Dengan demikian, masyarakat perlu mengetahui manfaat, risiko, hak dan kewajiban sebelum menggunakan produk maupun layanan jasa keuangan.
Orang nomor satu di OJK Maluku ini menjelaskan bahwa perkembangan teknologi keuangan turut menjadi salah satu perhatian dalam paparan OJK Maluku.
Karena itu, dia membeberkan bahwa sebelumnya OJK Maluku telah memberikan edukasi kepada mahasiswa Universitas Pattimura mengenai literasi keuangan digital, termasuk penggunaan layanan finansial berbasis teknologi secara bijak dan aman.
Selain itu, kata dia, OJK juga mengingatkan generasi muda agar memahami peluang sekaligus risiko perkembangan aset digital dan teknologi keuangan.
“ Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap berbagai tawaran keuangan yang beredar melalui media sosial maupun platform digital, “ pesannya.
Mengakhiri paparan materinya, dia berharap pertemuan OJK Maluku bersama wartawan menjadi ruang dialog untuk membahas berbagai isu sektor jasa keuangan yang berkembang di masyarakat.
“ Melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang, masyarakat diharapkan semakin memahami perkembangan sektor jasa keuangan sekaligus mampu mengenali risiko dan menghindari berbagai praktik keuangan ilegal, “ tandasnya. (NI)
